Cause I Love Breastfeeding

Astri Hapsari | @AstriHapsari_ | 081519254080

“Kok nggak dibotolin aja, Mbak?”

Pertanyaan itu meluncur dari seorang kawan dekat saya, saat sedang menghadiri acara pernikahan teman kantor kami. Memang ketika datang saya tidak langsung menyapa teman-teman yang rupanya sudah datang terlebih dahulu. Aleisha sudah merengek-rengek minta nenen sejak di mobil. Tapi karena kondisi mobil penuh, saya tidak leluasa jika harus menyusui di dalamnya. Maka begitu sampai gedung, saya mencari kursi kosong dan membuka gentong untuk Genduk :)

Begitu melihat saya duduk, kawan saya itu mendekat. Duduk di sebelah saya.

“Bobo, Mbak?” tanyanya sambil menunjuk Aleisha.

“Lagi nenen,” jawab saya.

Kawan saya pun mengerutkan kening dan muncullah pertanyaan itu. “Kok nggak dibotolin aja, Mbak?” Continue reading

Tolaklah MLM!

 

Judul di atas masih ada lanjutannya lho. Tolaklah MLM, maka bersiaplah jatuh cinta pada MLM. Hwaaakakak… Hat-hati tulisan ini mengandung ajakan :p

 

Mungkin hampir sebagian besar orang alergi mendengar kata MLM. Saya juga wkwkwk. Dari dulu tuh ya kalau dengar kata MLM itu rasanya alergi. Kerjaan yang asli nggak keren banget wkwkwk. Kerjaan keren di pikiran saya tuh ya PNS, banker, karyawan swasta perusahaan bonafit, dan sejenis. Masa udah capek-capek kuliah cuma jadi sales. Hahaha… Ya ampun mindset bener-bener karyawan sejati.

Udah gitu MLM kan bisnis networking, langsung puyeng deh ngebayanin harus rekrut orang. Pokoknya underestimate duluan bakal dihina dina orang. Secara ya selama ini saya sering banget nolak orang yang nawarin barang jualan. Mending cuma nolak. Kadang disertai lirikan, ‘Apa sih ganggu aja. Jualan kok lebay.’ Hihihi… Kayaknya hampir semua orang gitu deh.

Ih aku nggak kok.

Masa? Coba inget-inget? Lagi jalan-jalan di mall ada yang nawarin jualan atau bagi-bagi brosur, langsung diterima nggak? Atau minimal mau dengerin penjelasan para sales tentang keunggulan barang jualan mereka. Saya sih jujur, ogah. Hehehe… Tuh kan. Berarti sebenarnya kita udah sering nolak-nolak orang. Biasanya kalau keseringan nolak, suatu saat nanti akan bertekuk lutut.

Dan itulah saya. Karena keseringan mengingkari dan menolak kenyataan kalau mereka sukses lewat MLM, dalam hati penasaran juga. Akhirnya saya bertekuk lutut menyerahkan KTP dan uang pendaftaran yang waktu itu lagi promo, hanya 19.900 rupiah. Kok bisa akhirnya klepek-klepek.

Setiap kali lihat banner iklan dBCN yang gonjreng-gonjreng, asli sebel abis. Apalagi kalau lihat status para leader Oriflame. Ngapain sih tuh orang-orang dBCN suka pada heboh kalau promo di Facebook. Statusnya hebring. Ada yang level, ada penghasilan naik, ada yang dapat mobil, ada yang jalan-jalan ke luar negeri. Hwaaaa… bikin ngiler. Terus kepikiran. Ngerjain MLM kan nggak gampang, tapi buktinya mereka bisa tuh. Walaupun banyak juga yang gagal. Ah yang gagal nggak usah dibahas. Saya mau bahas yang sukses-sukses aja. Lebih enak bahas yang sukses dan positif. Bikin hidup lebih cerah. Sepakaaatttt????? Mulai deh observasi *halah. Dan berpikir, tuh mereka bisa. Masa saya nggak bisa. Kan sama-sama manusia. Sama-sama punya gadget.

Nah sekarang saya pingin bahas nih, pikiran tentang MLM di atas itu mitos atau fakta :D Biar makin klepek-klepek sama Oriflame hihihi…

Continue reading

Tour de Raja Ampat [4]: Itinerary di Raja Ampat Bagi yang Membawa Bayi

 

Berlibur ke Raja Ampat membawa bayi? Hmmm… Kedengarannya not good idea ya. Tapi meninggalkan Aleisha (1 tahun) di Sorong tidak mungkin. Kan Utie dan Akungnya juga ikut ke Raja Ampat :D Meninggalkan di penginapan biar saya bisa puas keliling dan snorkeling, bikin kepikiran. Karena Aleisha masih ASI. Saya nggak punya stok ASIP selama mudik ke Sorong. Dan snorkeling di Raja Ampat yakin deh nggak akan cukup waktu tiga atau empat jam. Alhasil saya cuma bisa pasrah. Menghabiskan tiga hari di Raja Ampat hanya berkeliling dari satu pantai ke pantai lainnya. Eits, tetap aja beda lho pantai di Raja Ampat. Yang penting si gendhuk bisa ikut menikmati liburannya ke Raja Ampat. Nah berikut saya ingin menceritakan pantai-pantai yang cocok jika membawa anak kecil. Ketiga pantai ini bisa ditempuh via jalur darat. Kasihan kalau genduk harus naik boat dan kena angin kencang.

Pantai WTC

20131129093037861

Bukan World Trade Center yang ada di Amerika sono lho. Continue reading

Assalamualaikum Beijing! : Membidik Titik Bernama Setia

 

Judul Buku : Assalamualaikum Beijing!

Penulis : Asma Nadia

Penerbit : Noura Book Publishing (Mizan Group)

Jumlah Halaman : 356 Halaman

Edisi : Soft Cover

ISBN : 6021606159

ISBN-13 : 9786021606155

Ukuran : 200 x 130 x 0 mm

Berat : 280 gram

Harga : Rp 54.000,-

Ajarkan aku mantra pemikat cinta Ahei dan Ashima, maka akan kutaklukkan penghalang segala rupa agar sampai cintaku padanya.

Kesetiaan…

Apakah kesetiaan sejati nyata adanya? Atau hanya milik putri dan pangeran dalam negeri dongeng? Seperti kesetiaan milik Ashima dan Ahei. Namun bila memang kesetiaan ini ada, siapakah yang beruntung memilikinya? Perlukah perjuangan untuk mendapatkan sebuah kesetiaan? Continue reading