Agar Tak Bosan Pumping ASI

Sumber gambar: www.popsugar.com

Sumber gambar: www.popsugar.com

Udah lama banget saya nggak baca-baca artikel di Mommies Daily. Dan tiga hari lalu punya kesempatan di depan laptop agak lama. Ya udah deh, puas-puasin bacanya. Terus saya ketemu dengan artikel yang membuat saya teringat ketika masih berstatus working mom sekaligus ibu menyusui. Judul artikelnya ‘Bosan Memerah ASI?’. Kalau yang tahu gimana selalu bersemangatnya saya pumping ASI, sampai kadang saya masa bodo ada nasabah, atau cuek aja saat diteriakin suruh cepat, mungkin nggak mengira saya pernah bosan dengan aktivitas ini. Ralat… bukan pernah, tapi sering. Iya, saya sering merasa… Ya Allah bosennnn… pingin cepet Aleisha dua tahun. Biar bebas tugas dan nggak repot pumping-pumping lagi.

Alhamdulillah, saya nggak pernah membiarkan rasa bosan berlarut-larut. Saya berusaha mencari cara supaya selalu semangat untuk mengumpulkan setetes demi setetes ASI. Berikut ini beberapa jurus yang saya lakukan saat bosan melanda.

 

Melihat Foto dan Video Aleisha

Biasanya cara ini selalu dianjurkan untuk memompa semangat saat pumping ASI. Yeah… foto dan video si kecil memang selalu menjadi ‘obat’ mujarab. Melihat tingkahnya yang lucu membuat aktivitas pumping jadi lebih efektif karena ASI cepat ngocor.

 

Menonton Klip Musik atau Film di You Tube

Menonton You Tube juga menjadi pilihan saya supaya nggak bosan. Karena pumping dengan tangan, sebelum mulai memerah, saya sudah buka dulu You Tube-nya. Lalu saya taruh HP di tempat yang nyaman untuk dilihat.

 

Mengobrol dengan Teman Kantor

Sewaktu masih di kantor cabang Matraman, ada Mbak Rachmi, sesama pejuang ASI. Biasa kami suka pumping bareng dengan posisi saling membelakangi. Sambil pumping, kami bisa ngobrol macem-macem. Mulai tumbuh kembang anak, stok ASIP yang kejar tayang, ngobrolin gosip di kantor, sampai masalah nggak penting juga suka dibahas. Kadang saking serunya ngobrol, tahu-tahu mangkok udah penuh ASI.

 

Berdoa dan Bersyukur

Saya percaya, saya bisa menyusui bukan sekedar karena saya mampu. Ada Allah yang selalu membantu. Iya, saya selalu berdoa supaya bisa menyusui Aleisha hingga dua tahun. Saya juga bersyukur diberi kesempatan menyusui Aleisha. Nggak sedikit ibu yang akhirnya terpaksa memberikan susu pengganti karena mengalami kendala dalam menyusui. Lha saya… stok ASI di PD ada, anak juga nggak bermasalah menyusu, keluarga mendukung, cuma tinggal pumping doang. Jadi buang jauh-jauh deh rasa bosan.

Kalau Moms yang lain gimana biar nggak bosan pumping ASI?

 

 

2 thoughts on “Agar Tak Bosan Pumping ASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


nine − = 1