Tumbuhlah Menjadi Anak yang Penuh Empati

Saat NHW #3 Kelas Matrikulasi, kami diminta untuk menuliskan potensi unggul anak-anak. Tapi waktu itu saya nggak mengerjakan. Karena satu rumah sedang sakit. Mulai dari Aldebaran, lalu menulari yandanya, bersambung ke Aleisha, dan terakhir saya ikut terserang flu. Duh… namanya ibu-ibu ya. Sakit pun nggak bisa istirahat. Apalagi anak-anak juga sakit. Nemplok aja sama emaknya.

Tentang potensi unggul anak, saya yakin setiap anak memiliki keunikan masing-masing. Begitu juga Aleisha. Meski kadang tingkahnya nyebelin. Eiimm… anaknya yang nyebelin apa emaknya yang kurang sabar :p Namun ada satu sifat baik Aleisha yang baru muncul dan membuat saya takjub sekaligus terharu.

Jadi ceritanya kemarin sore, seperti biasa Aleisha main di luar bersama teman-temannya. Sebagai mamak parno, saya ikut menemani dan mengawasi di luar. Sekalian mengajak main Aldebaran yang lagi senang-senangnya berlarian di jalan. Ketika saya sedang mengajak Aldebaran berjalan mengelilingi bundaran perumahan, tiba-tiba ada seorang anak perempuan menghampiri. Usianya mungkin sekitar 2 tahunan. Dia mendekati dan mengajak Aldebaran bermain sambil teriak-teriak, “Dedek… dedek….” Continue reading

[Matrikulasi Ibu Profesional] NHW #7: Tahapan Menuju Bunda Produktif

Bunda dan calon bunda yang masih semangat belajar sampai NHW #7.  Selamat, anda sudah melampaui tahap demi tahap belajar kita dengan sabar.

Setelah kita berusaha mengetahui diri kita lewat NHW -NHW sebelumnya, kali ini kita akan mengkonfirmasi apa yang sudah kita temukan selama ini dengan tools yang sudah dibuat oleh Abah Rama di Talents Mapping.

Segera cocokkan hasil temu bakat tersebut dengan pengalaman yang sudah pernah teman-teman  tulis di NHW#1 – NHW #6

Semua ini ditujukan  agar kita bisa masuk di ranah produktif dengan BAHAGIA.

🍀 Ketahuilah tipe kekuatan diri (strenght typology) teman-teman, dengan cara sbb :

1⃣ Masuk ke www.temubakat.com

2⃣ Isi nama lengkap anda, dan isi nama organisasi : Ibu Profesional

jawab Questioner yang ada disana, setelah itu download hasilnya

3⃣ Amati hasil dan konfirmasi ulang dengan apa yg anda rasakan selama ini.

4⃣ Lampirkan hasil ST30 (Strenght Typology) di Nice Homework #7 Continue reading

[Matrikulasi Ibu Profesional] NHW #6: Belajar Menjadi Manajer Keluarga Handal

NICE HOMEWORK #6

BELAJAR MENJADI  MANAJER KELUARGA HANDAL

Bunda, sekarang saatnya kita masuk dalam tahap “belajar menjadi manajer keluarga yang handal.”

Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.

Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan peran hidup yaitu

RUTINITAS

Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak selesai, membuat kita Merasa Sibuk sehingga kadang tidak ada waktu lagi untuk proses menemukan diri.

Maka ikutilah tahapan-tahapan sbb :

1) Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting

  • Ibadah
  • Bermain Bersama Anak
  • Membaca Buku Parenting & Menulis di Blog

Kenapa ibadah saya tempatkan di prioritas teratas dalam aktivitas paling penting? Bukannya ibadah itu udah wajib ya, jadi kok nggak aktivitas lain? Justru karena wajib itu saya jadikan prioritas pertama di aktivitas paling penting. Ibadah ini PR banget buat saya. Kadang saya terlena sehingga sholat nggak selalu di awal waktu. Ibadah sunnah pun banyak yang terlewat. Dan di momen materi matrikulasi ini, saya mau memperbaiki ibadah saya. Saya sadar, bila hubungan saya dengan Allah baik, maka hubungan saya dengan suami, anak, keluarga, dan orang lain akan baik. Saya percaya, semakin baik kualitas ibadah, semakin besar pula sumbu kesabaran saya. Continue reading

[Matrikulasi Ibu Profesional] NHW #4: Mendidik Dengan Kekuatan Fitrah

Nggak terasa program matrikulasi batch #3 berjalan almost 4 minggu. Itu berarti kami sudah menerima 4 materi dan mengerjakan 4 NHW (nice homework). And you know what… entah mengapa saya merasa setiap minggunya, materi yang diberikan semakin mendebarkan. Semakin jelas arahan dari Institut Ibu Profesional tentang peran seorang ibu, baik untuk suami, anak, lingkungan, bahkan dirinya sendiri. Semakin terlihat grand design-nya tuh seperti apa sih seorang ibu itu. Bu Septi benar-benar luar biasa ya. Bisa membuat grand design dan kurikulum untuk para ibu. Ini baru materi ke #4 lho. Gimana nanti sampai materi terakhir.

Jadi materi mendidik dengan kekuatan fitrah pada dasarnya menuntut kami untuk memahami, bahwa misi seorang ibu melahirkan generasi adalah untuk membangun kembali peradaban dari rumah. Dengan demikian, kita akan mengetahui ilmu apa saja yang harus dipelajari. Namun tentukan prioritas ilmu apa yang akan kita pelajari satu persatu. Lalu amalkan, satu persatu. ONE BITE AT A TIME. Jangan semua ilmu ingin dipelajari, semua seminar parenting ingin diikuti, semua buku ingin dibaca, namun kita lupa untuk mengamalkan. Di IIP, Bu Septi selalu menekankan agar kita menggigit dan menelan satu ilmu dulu, lalu amalkan. Baru setelah itu, silakan mempelajari ilmu yang lain. Dan yang bisa memutuskan tahapan prioritas ilmu, bukan orang lain, tapi diri kita sendiri.

Apakah ini mudah? Tentu saja tidak. Namun kita bisa menjadikannya menyenangkan. Maka jadilah diri sendiri. Jangan dengarkan orang lain. Jangan silau atas kesuksesan orang lain. Karena sesungguhnya, mereka yang kita anggap sukse, telah memulainya dari KM 0. Jadi tugas saya sekarang adalah menentukan KM 0 saya tanpa rasa galau. Continue reading