Salahkah Membawa Anak Kecil Naik Commuter Line Saat Jam Sibuk?

 

Aleisha on train

Aleisha on train

 

“Kalau bawa anak naik kereta, jangan jam kerja, Bu.”

Komentar seperti itu sering kali terlontar dari penumpang Commuter Line saat melihat ibu-ibu menggendong anak di jam sibuk. Kenapa sih nggak nunggu agak siangan aja? Enak lebih longgar. Kasihan anaknya. Jangankan bawa anak kecil, bawa diri sendiri aja susah. Kegencet sana-sini. Kaki di mana, badan di mana. Sampai kantor, boyok udah rontok semua. Sebenarnya sih… mmm… saya juga salah satu yang pernah bilang begitu ke ibu-ibu yang gendong anak *ngaku 😀 Malah sampai saya bikin status di FB *hehehe. Gara-garanya saya sebel sama ibu-ibu yang mengajak anaknya belanja di Tanah Abang. Dan pulangnya naik kereta bareng orang-orang pulang kerja.

Sampai suatu hari, saya mendengar penuturan seorang ibu yang menggendong anaknya.

“Ya gimana lagi, Mbak. Saya terpaksa. Anak saya harus berobat ke RSCM. Kalau nggak pagi-pagi suka antri. Terus pulangnya kemalaman. Lebih kasihan lagi anak saya, Mbak.”

Deg! Continue reading

Salah Satu Cara Mengetahui Produk Halal Dari Luar Negeri

logo_LPPOM_MUI

Sumber gambar di sini

Sebagai seorang muslim, sudah menjadi kewajiban bagi saya untuk memilih makanan yang halal. Alhamdulillah di Indonesia kita begitu mudah menemukan makanan halal. Cukup dengan melihat logo halal dari LPPOM MUI, Insya Allah produk tersebut halal. Tapi bagaimana dengan makanan dari luar negeri? Saya pernah membuat status di Facebook tentang kehalalan produk dari luar negeri.

Dulu saya pernah diberi cokelat dari Australia
Aslinya sih ngiler banget pingin makan tuh cokelat
Tapi belum ada halalnya
Walaupun bahannya dari lemak nabati
Daripada ragu, saya kirim email ke perusahaan cokelat tersebut
Dan amazing! Nggak sampai 1 jam email saya dibalas
Mereka melampirkan produk2 yang sudah ber-SH
Komplit plit plit
Ternyata biar muslim di Aussie minoritas
Tapi concern banget sama kehalalan makanan

  Continue reading

Ketika Cooler Bag Tertinggal

Sumber gambar di sini

Penyakit lupa memang selalu memakan korban. Yup, akibat lupa akut yang saya derita, kanjeng romo sering kena imbasnya. Kejadian terparah akibat lupa bisa dibaca lho di buku antologi saya yang akan terbit bulan depan, Toilet I’m in Love *eh promosi. Aslinya saya tuh mau cerita penyakit lupa saya yang kambuh pagi ini. Dan parahnya, yang tertinggal adalah… jreng… jreng… alat tempur alias cooler bag dan of course isinya. Continue reading