Hati-hati Memiliki Kartu Debet

Masih setia dengan Share Gold :)

Masih setia dengan Share Gold 🙂

“Maaf, Bu. Boleh saya pinjam KTP-nya. Untuk saya cocokkan tanda tangan di kartu dan KTP.”

 

Jujur, saya terkejut ketika kasir di Rumah Mode, Bandung meminjam KTP saat saya akan membayar secara debet. Bukan… Bukan karena saya pakai kartu orang lain. Tapi baru pertama ini, saya menemui mbak kasir memverifikasi tanda tangan customernya. Bahkan sebelumnya, suami menggunakan kartu saya untuk membayar di food court tanpa diverifikasi.

 

“Tanda tangannya gimana?” tanya saya.

“Urek-urek aja,” jawab suami saya sambil nyengir.

 

Iya, saya sering belanja menggunakan kartu debet dan tidak pernah dicocokkan tanda tangannya. Lebih parah lagi sewaktu saya memakai kartu kredit teman kantor untuk membeli handphone. Tapi dia nggak mau mengantar. Jadilah, dia percaya saya memegang kartu kreditnya. Bukan hanya sekali. Tiga kali! Yang duanya, teman lainnya yang ’numpang kredit’. Dan saya menggunakan kartu kredit tersebut di sebuah toko buku terbesar di Indonesia, yang terletak di Jakarta Timur. Bayangkan! Di toko buku ternama itu bisa ya nggak verifikasi kepemilikan kartu kredit. Untung ya saya orang baik 😀

Saya jadi ingat seorang nasabah ketika masih bekerja di bank syariah. Beliau menangis tersedu-sedu karena uangnya lenyap lima puluh juta. Nasabah tersebut kehilangan kartu ATMnya yang dilengkapi chip. Parahnya, beliau tidak langsung memblokir. Dan tidak tahu bahwa kartu debet dengan chip bisa digunakan tanpa PIN. Seharusnya dilakukan verifikasi dengan mencocokkan tanda tangan dan menunjukan KTP. Sayang, kelemahan kebanyakan kasir, customer cukup tanda tangan. Selesai! Tanpa dicocokkan dengan KTP.

 

Makanya, saya merasa takjub ketika mbak kasir di Rumah Mode menerapkan keamanan untuk costumer. Benar-benar hak saya sebagai customer dilindungi. Bahkan sampai keluar dari FO itu, saya masih terbengong-bengong tidak percaya. Ah, saya benar-benar berharap semua kasir bisa menerapkan keamanan untuk customernya. Semoga…

 

Saya hanya berpesan, hati-hati menggunakan kartu debet yang dilengkapi chip. Apabila hilang, jangan menunggu bahkan hanya satu menit. Langsung blokir via telepon atau bank terdekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


5 × five =