I Just Wanna Hug Her, Anytime…

Kita berhak memilih apapun dalam hidup, tapi kita tidak berhak memilih konsekuensinya.

 

Huft, rasanya memang berat ya memutuskan untuk berhenti kerja. Bukan berat di saya, namun orang-orang di sekitar. Orang tua, teman-teman, atasan, bahkan tetangga.

“Nanti buat jajannya Cica berkurang.”

“Ngapain? Enakan juga punya duit sendiri. Saya aja pingin kerja.”

“Kamu sudah yakin, Ay. Nggak nyesel?”

“Terus Mbak Ay cuma jadi ibu rumah tangga aja?”

Inhale…

Exhale…

Buat saya pun sebenarnya tidak mudah. Tapi mengingat Aleisha, saya tidak punya pilihan. Apa iya seterusnya saya akan merepotkan orang tua untuk menjaga Aleisha dan adik-adiknya nanti? Sedangkan memakai jasa pengasuh juga tidak mungkin. Saya tidak percaya 100%. Apalagi di Bekasi kami tinggal jauh dari orang tua dan mertua. Menitipkan di daycare? Katanya sih anak-anak yang dititipkan di daycare bisa mandiri. But… I just wanna hug her when she cries, when she feels not good, when she needs me. Jadi ingat ucapan Kakek Jamil Azzaini, “Jangan asramakan anakmu sebelum usianya lebih dari 12 tahun.” Mmm… iya sih itu konteksnya sekolah. Namun yang harus saya garis bawahi adalah “anak-anak di bawah usia 12 tahun gelombang otaknya harus dominan gelombang Alpha. Mereka harus lebih banyak bermain, bergembira, dan belajar dengan cara yang menyenangkan serta sering mendapat pelukan dari orang tuanya.”

Bagaimana saya bisa sering memeluk bila selama 5 hari dalam 1 minggu saya bekerja. OK kita dapat memeluknya saat malam dan weekend. Tapi… tapi… saya ingin memeluk Aleisha anytime she needs me. Ini saya lho. Saya tidak bermaksud ‘lempar petasan’ supaya para ibu stay at home. Lalu apa yang saya lakukan di rumah? Tentu saya akan tetap berusaha untuk mendapatkan rezeki meski dari rumah saja. Inshaa Allaah lebih barakah untuk saya.

Anyway, perpisahan itu menyedihkan lho. Biar bagaimana pun, 4 tahun saya mengais rezeki di Bank Muamalat Indonesia Cabang Matraman. Begitu banyak kisah persahabatan dan kekeluargaan yang terajut. Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman di Muamalat. Inshaa Allaah saya akan selalu mengingat kebaikan kalian. Terima kasih juga hadiah-hadiahnya. Banyak banget. Inshaa Allaah semua bermanfaat. Saya hanya bisa mendokan yang terbaik untuk Bank Muamalat Indonesia Cabang Matraman. Semoga sukses selalu.

4 thoughts on “I Just Wanna Hug Her, Anytime…

  1. salam kenal, mbak astri 🙂 wah, cerita mbak astri hampir sama dengan saya. saya udah beranak 2. satu usia 2,5 thn yg satu masih 1 bulan. saya juga kerja di bni syariah semarang selama 4th. insyaallah udah rencana resign pertengahan tahun depan.. tulisan mbak diatas makin menguatkan niat saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


3 − = two