Kalau Odol Lagi Jatuh Cinta

 

“Pilih aku atau dia?”

Cinta terkadang harus memilih. Tapi aku benar-benar tak bisa memutuskan. Aku membutuhkanmu. Namun, ia membutuhkan aku. Sebenarnya kami bisa hidup bersama. Bertiga. Sayang siapapun pasti tak ingin diduakan.

“Aku sangat membutuhkanmu. Tanpa kamu, banyak yang menggangguku. Kamu tahu itu kan?” kata seseorang yang membutuhkan perlindunganku.

“Iya aku tahu. Tapi untuk melindungimu, aku membutuhkan dia.”

Kamu melengos marah. Aku pun pergi kepada yang satunya.

 

“Sayang, please bantu aku ya. Tanpa kamu, aku tidak berguna.” Aku memohon.

“Aku gak mau. Lagi pula bagaimana mungkin kamu bisa bercinta dengan aku dan dia bersamaan.”

“Kamu pikir aku mau?” Tiba-tiba yang membutuhkan aku menyela. “Kamu selalu menyakitiku kalau sedang cemburu. Membuatku berdarah.”

“Stop! OK, kalau kalian tidak mau hidup bersama denganku. Maksudku kita hidup bertiga. Biar aku saja yang mengalah.” Akhirnya inilah keputusanku.

 

Kalau odol lagi jatuh cinta, ia tidak bisa memilih. Gigi membutuhkan perlindungannya dari bakteri jahat dan kotoran makanan. Namun odol tak bisa melindungi gigi tanpa sikat. Sedang gigi dan sikat tidak mau bercinta bersamaan dengan odol.

One thought on “Kalau Odol Lagi Jatuh Cinta

Leave a Reply to rinibee Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


+ 1 = nine