Kami di Sini, Nak…

picsart_12-03-03-56-24

Kau tahu Nak… 

Kenapa hari ini 312 Yandamu ini baru akan bercerita soal 212 kemarin.

Yaa… kemarin… 2 Desember 2016.

 

Kemarin disaat yang katanya 4 juta orang berkumpul menjadi satu, kami bukan berdemo, bukan pula beraksi, kami hanya berkumpul memenuhi panggilan hati. Seluruh penjuru negeri ini terpanggil hati-nya, tertarik magnet Al-Quran (kata rombongan Ciamis – yang kami belajar banyak dari mereka, belajar lebih mencintai).

 

Kemarin Jakarta hujan Nak… 

 

Hujan yang membuat airmata-airmata 4 juta orang tersamarkan dalam air hujan-Mu.

Hujan yang membuat 4 juta orang semakin tertunduk dalam khidmat dan syahdunya lantunan doa-doa.

Hujan yang juga akan membawa doa-doa kami menembus langit, menghantarkan doa-doa kebaikan kami untuk bangsa ini.

Hujan yang kami semua yakini, diantaranya adalah waktu yang sangat baik untuk berdoa.

fb_img_1480756378130 

Kemarin Kami satu Nak….

Kemarin Kami semuanya berbeda Nak… Datang dari penjuru negeri, berbagai daerah, bahkan kami juga menemui yang juga berlainan agama.

Kemarin Kami tidak saling kenal… Besar kecil, tua muda, pria wanita.

Kemarin Kami cuma punya satu tujuan Nak.

Kemarin Kami satu Nak… Mengokohkan iman Kami.

 

Kemarin Kami banyak belajar Nak…

 

Kemarin cuma orang baik yang kami temui Nak, cuma orang baik.

Kemarin kami bertemu banyak sekali orang yang kami tidak kenal menyodorkan sekedar minuman.

Kemarin kami berjumpa tidak sedikit orang yang melemparkan senyumnya sambil berkata, silahkan nasi kotaknya Pak.

Kemarin kami bertemu orang-orang yang sekedar menyapa, sambil menyodorkan buah-buahan, roti, kurma, bahkan dodol dan sajadah Nak… iya sajadah untuk alas shalat kami, berharap agar melaluinya amal pahala turut terhantarkan melalui perantaraan sajadah… (Yandamu dapat satu sajadah Nak… Alhamdulillah, semoga yang memberi mendapatkan limpahan kebaikan)

Kemarin kami saling mengingatkan kalau rumput bukan untuk diinjak, pagar bukan untuk dilompati.

Kemarin kami saling melindungi, saling menjaga bahwa berbuat buruk itu adalah buruk.

Kemarin kami SUCI Nak… iya Suci dalam dekapan wudhu dan hujan.

 

ISLAM itu Indah Nak…

 

Kalau kau lihat foto-foto kemarin Nak, betapa Islam itu adalah keindahan.

Kalau kau lihat foto-foto kemarin Nak, sungguh cuma senyuman yang akan terlihat.

Kalau kau lihat foto-foto kemarin Nak, betapa bahagianya kami di sana.

 

Kalau kau lihat foto-foto kemarin Nak… 

Maafkan… Yandamu tidak terlihat dari foto-foto itu. 

Yandamu ini cuma sekedar titik dalam 4 juta orang itu. 

Alhamdulilah, Yanda bisa ambil beberapa gambar, tapi malah lupa ambil gambar sendiri. 

Tak apa Nak…

Karena kelak di hari akhir, yang memberi bukti bukan cuma gambar, tapi seluruh butiran air hujan, ranting dan rumput akan berbicara menyaksikan kami semua di sana.

 

Ini bukan Puisi Nak, ini cuma sekadar catatan kepadamu, bahwa dulu tanggal 2 Desember 2016, kami hadir di sini.

Sehingga kelak Kau dewasa nanti, kau bisa bercerita, bahwa pahlawan-pahlawan agama ini bukan cuma yang namanya disebut dan diingat, tapi juga mereka yang tak pernah disebut namanya dan tidak dikenal. Mereka yang menghadirkan hatinya untuk kebesaran agama ini. 

 

Kau tahu Nak… 

Kenapa hari ini 312 Yandamu ini baru akan bercerita soal 212 kemarin.

Yaa kemarin Yandamu ini berangkat dalam keadaan tubuh yang tidak sehat, diiringi hujan sepanjang hari.

Sekarang… ditemani minuman hangat sehangat suhu tubuh dan kepala yang masih ‘berputar-putar’

Yandamu baru menyampaikan padamu…

Bahwa Islam itu KUAT dan INDAH.

 

Bekasi, 312-2016

Anggi Aribowo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


six × 3 =