[Matrikulasi Ibu Profesional] NHW #8: Misi Hidup dan Produktivitas

 

Bunda, setelah di materi sesi #8 kita belajar tentang bagaimana pentingnya menemukan misi hidup untuk menunjang produktivitas keluarga. Maka saat ini kita akan lebih menggali bagaimana menerapkannya secara teknis sbb :

a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)

Saya mau memilih 2 aktivitas di kuadran SUKA dan BISA di NHW #7, yaitu Membersamai Anak-anak dan Ngeblog. Kenapa? Karena 2 aktivitas itulah yang ingin saya geluti. Saya ingin menuliskan aktivitas bersama anak-anak di blog.

b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE DO HAVE” di bawah ini :

1) Kita ingin menjadi apa ? (BE)

Saya ingin menjadi mommy blogger yang isi blog saya bisa menginspirasi ibu-ibu lainnya. Tapi bukan sebagai expert ya. Saya sadar kok saya bukan psikolog. Saya hanya ingin blog saya menjadi media sharing para ibu, seperti Mommies Daily dan The Urban Mama. Blog Rumah Astri sebagai rumah virtual untuk berbagi apa saja dengan mommies lainnya. Tapi fokus saya adalah PARENTING ISLAMI. Parenting berlandaskan Al Qur’an. Continue reading

Tumbuhlah Menjadi Anak yang Penuh Empati

Saat NHW #3 Kelas Matrikulasi, kami diminta untuk menuliskan potensi unggul anak-anak. Tapi waktu itu saya nggak mengerjakan. Karena satu rumah sedang sakit. Mulai dari Aldebaran, lalu menulari yandanya, bersambung ke Aleisha, dan terakhir saya ikut terserang flu. Duh… namanya ibu-ibu ya. Sakit pun nggak bisa istirahat. Apalagi anak-anak juga sakit. Nemplok aja sama emaknya.

Tentang potensi unggul anak, saya yakin setiap anak memiliki keunikan masing-masing. Begitu juga Aleisha. Meski kadang tingkahnya nyebelin. Eiimm… anaknya yang nyebelin apa emaknya yang kurang sabar :p Namun ada satu sifat baik Aleisha yang baru muncul dan membuat saya takjub sekaligus terharu.

Jadi ceritanya kemarin sore, seperti biasa Aleisha main di luar bersama teman-temannya. Sebagai mamak parno, saya ikut menemani dan mengawasi di luar. Sekalian mengajak main Aldebaran yang lagi senang-senangnya berlarian di jalan. Ketika saya sedang mengajak Aldebaran berjalan mengelilingi bundaran perumahan, tiba-tiba ada seorang anak perempuan menghampiri. Usianya mungkin sekitar 2 tahunan. Dia mendekati dan mengajak Aldebaran bermain sambil teriak-teriak, “Dedek… dedek….” Continue reading