[RESEP] Sup Senerek atau Sup Kacang Merah

Astri Hapsari | @AstriHapsari_

Dulu sewaktu kecil, ibuk sering memasakkan sup senerek atau sup kacang merah. Katanya sih sup senerek adalah khas dari Magelang. Kebetulan saya menghabiskan masa kecil di kota satu karisidenan dengan Magelang, yaitu Purworejo. Kalau sedang ke Magelang, orang tua suka mengajak saya makan sup senerek di sebuah rumah makan. Tapi jangan disuruh mengingat-ingat nama rumah makannya yaaa. Itu ibarat disuruh mencari jarum ditumpukan jerami *hihihi. Karena tahu saya suka banget sama sup senerek, maka ibuk pun sering membuatkan untuk saya.

Sup senerek berasal dari bahasa Belanda ‘snert’ yang artinya kacang polong. Konon makanan ini sudah ada sejak jaman Belanda. Lalu kacang polong diganti dengan kacang merah karena lebih mudah didapat di tanah Jawa. Yang membuat sup senerek enak adalah kuah kaldu dari tulang iga. Bisa juga kok pakai daging. Tapi kalau saya pakai campuran iga dan daging sapi.

Sup ini sekarang juga menjadi favoritnya Aleisha. Dalam sebulan, saya bisa dua kali memasak sup senerek. Dan dia selalu makan dengan lahap. Like mother, like daughter yaaa 😀

Udah ah ceritanya. Langsung masak aja yukkk….

Resep Sup Senerek

Bahan:

  • 200 gram kacang merah segar
  • 150 gram iga sapi
  • 200 gram daging sapi
  • 1 batang wortel potong dadu
  • 2  batang daun bawang, iris halus
  • 2 batang daun seledri, iris halus
  • 250 gram kembang kol, potong-potong sesuai ukuran
  • 1,25 liter air kaldu dan bekas rebusan kacang merah

Bumbu Halus:

  • 1 sendok teh merica butiran
  • 3 siung bawang putih
  • 1/4 butir pala
  •  2 sdt garam atau sesuai selera
  • 1 sdm minyak untuk menumis 

Bumbu Lainnya:

  • 1 batang kayu manis
  • 1 sendok teh gula pasir

Cara Membuat:

Rebus iga dan daging sapi dengan 2 liter air. Pakai api kecil hingga kaldu keluar. Setelah itu, masak dengan panci presto sampai daging empuk. Kurang lebih 30-40 menit.

Di panci terpisah, rebus kacang merah dengan 1,5 liter air. Supaya kacang merah cepat empuk, jangan tambahkan apa pun ke dalam rebusan. Setelah empuk, angkah dan sisihkan.

Tumis bumbu halus hingga harum dan kecoklatan.

Takar air kaldu dan bekas rebusan kacang merah hingga 1,25 liter.

Campur air kaldu, bumbu tumisan, garam, gula, daging, kacang merah, dan kayu manis. Rebus kembali. Koreksi rasa.

Tambahkan wortel hingga setengah matang. Kemudian masukkan kembang kol. Jangan direbus terlalu lama supaya sayuran tetap segar.

Masukkan daun bawang dan seledri. Aduk sebentar. Lalu matikan api.

Sajikan dengan bawang merah goreng.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


× eight = 32