Saat Akhirnya Begadang

 

 

Asyik Ngemut Es ASI

Nduk, akhirnya Bunda merasakan begadang. Ya, sejak kamu lahir sampai berusia Sembilan bulan, kamu tidak pernah membuat Bunda harus membuka mata di tengah malam. Dan hari ini kamu demam. Semalaman minta nenen dan gendong terus. Khawatir, pasti. Namun, Bunda berusaha tenang. Mencoba mencari penyebab demam yang menghinggapi tubuhmu. Apa karena pilek? Tapi kamu sudah beberapa hari keluar ingus. Masa iya pilek dulu baru demam. Lalu kalau bukan disebabkan pilek, apa yang membuat suhu tubuhmu naik?

Sebenarnya Bunda ingin sekali membuat table demam. Bunda tahu tentang table demam dari buku The Baby Book. Sayangnya thermometer kita rusak. Kakung sudah minta Bunda ke dokter. Tapi Bunda lihat kamu masih ceria. Makan juga lahap. Bunda mencoba treatment yang disarankan Dr. Sears agar tubuhmu lebih nyaman, yaitu berendam air hangat. Kamu terlihat senang sekali berendam dalam air hangat yang banyaknya nyaris menyentuh dagumu. ASI terus Bunda berikan supaya kamu makin kuat melawan kuman dalam tubuhmu.

Gara-gara kamu demam, rencana kita mengantar Utie ke bandara jadi gagal. Atau kamu sakit karena mau ditinggal Utie ke Sorong? Keesokan harinya, tubuhmu sudah tidak terlalu panas. Namun ada yang sedikit berubah. Kamu ngences banyak sekali, Nduk. Kamu juga sering memasukkan tangan ke mulut. Bunda curiga gigimu mau tumbuh. Yanda mencari info tentang awal tumbuh gigi. Oh ternyata memang untuk beberapa anak disertai dengan demam. Yanda minta Bunda membuat es ASI untuk kamu emut-emut. Supaya gusimu baal dan tidak terasa sakit saat gigimu muncul. Ternyata kamu suka sekali ngemut es ASI.

Ah, Bunda bahagia akhirnya demam di tubuhmu hilang. Semoga gigimu segera muncul ya, Nduk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


− 6 = three