Mencoba Rib Eye Beef Untuk Boost BB Aldebaran

Duh emang ya, BB anak itu salah satu the most thing yang bikin para emak galau. Pinginnya sih cuek. Tapi kalau yang mengomentari keluarga atau saudara rasanya… hmmm… baper juga. Di group Rumah Puspa, kalau curhat BB dibuka, tumpah ruah deh semua uneg-uneg mamaks. Ada yang sampai ke DSA karena 3 bulan berturut-turut BB anak nggak naik. Ada juga yang ngerayu Mbak Chris, ownernya SAE, minta dibuatin essential oil supaya anaknya mau makan. Ada yang harus terapi enzim, karena nutrisi makanan nggak terserap tubuh. Yang lebih ngenes lagi, ada yang neneknya memanggil cucunya dengan sebutan kurus. Kalau yang terakhir mah bikin baper kuadrat 😀

Enaknya di group Rumah Puspa, meski menggalau berjamaah tentang BB anak, kami berdiskusi dan saling member solusi. Cici, salah satu kawan di group, menawarkan minyak ikan herbal untuk menambah nafsu makan. Namun minyak ikan ini untuk usia satu tahun ke atas. Alhamdulillah beberapa anak cocok dan BBnya mulai naik. Sedangkan untuk yang bayi a.k.a di bawah satu tahun, usahanya dengan memberikan menu yang tinggi protein plus lemak tambahan. Cuma ya memang sih mulai usia 9 bulan kenaikan BB bayi mulai irit. Huft…

Lalu Mbak Siska sharing dia lagi mencoba kasih Rayi daging sapi bagian rib eye. Katanya sih rib eye bisa mendongkrak BB anak. Mbak Siska tahunya dari IG Elizabet Zenifer. Saya pun langsung meluncur ke IGnya Cici Eliz. Yess BB Baran emang lagi bermasalah 2 bulan kemarin. Selama 1,5 bulan blas nggak naik meski se ons. Terus kena batuk pilek ketularan mbaknya. Kelar lah si BB kalau udah batpil. Pasti turun.

Jadi di IG Cici Eliz dijelaskan, untuk menge-boost BB David, putranya, beliau memilih makanan yang tinggi protein dan lemak. Contohnya seperti rib eye beef, paha ayam kampung, dan ikan salmon. Continue reading

Palubutung Hangat (1Y+)

PALUBUTUNG

Saat dalam perjalanan pulang dari Sorong lebaran 2013 lalu, kami transit di Makassar dan janjian dengan seorang kawan. Alhamdulillah kami dapat oleh-oleh sirup DHT rasa pisang ambon. Memang dari dulu pingin banget beli sirup DHT buat bikin es pisang ijo atau es palubutung. Nggak nampol kalau sirupnya bukan DHT. Tapi rupanya sirup DHT ini tidak di ‘ekspor’ ke kota lain. Jadi hanya bisa dibeli di Makassar. Tadinya sih pingin beli di bandara aja. Nggak papa deh agak mahal. Soalnya kan transit cuma dua jam. Bisa ketinggalan pesawat kalau jalan-jalan dulu ke kota. Ternyata saya nggak perlu beli. Hore gratis! 😀

Sampai di rumah langsung deh saya eksekusi palubutungnya buat Aleisha. Saya tidak menambahkan es karena waktu itu Aleisha masih 1 tahun. Jadi saya sajikan hangat-hangat. Ini dia resepnya. Selamat mencoba. Continue reading

Ikan Sirip Kuning Bumbu Woku (1Y+)

IKAN EKOR KUNING BUMBU WOKU

Sebenarnya masakan ini udah lama. Kurang lebih setahun yang lalu waktu lebaran di Sorong. Cuma gambarnya saya upload di Instagram. Dan sekarang pingin aja di posting di blog.

Jadi di Sorong itu identik dengan ikan-ikan yang segar. Selama di sana, Bapak selalu menyediakan ikan, seperti ikan kakap merah, ikan tengiri, ikan mubara, dan ikan ekor kuning. Kebetulan yang saya pakai ikan ekor kuning. Aslinya sih siripnya yang kuning (ikan sirip kuning). Tapi nggak tahu kenapa masyarakat sana menyebutnya ikan ekor kuning.

Well, saya pingin memasak dengan resep bumbu woku karena ide dari @MamaKokiHandal. Waktu punya stok telur ikan tengiri, saya menanyakan via twitter, enaknya dimasak apa ya. Admin kecenya bilang coba dimasak gulai atau woku. Nah saya memilih telur ikannya dimasak gulai. Nanti berikutnya saya share resep gulai telur ikannya. Tapi saya jadi penasaran sama bumbu woku. So, pas ada yang kasih ikan sirip kuning, langsung eksekusi deh.

Resepnya nggak beda jauh sih dari kuah kuning yang pernah saya buat. Bedanya di daun kunyit. Iya, biar makin mak nyos rasa wokunya, better pakai daun kunyit. Kalau di Sorong beli bumbu dapur pasti ada daun kunyitnya. Dii Bekasi, musti minta. Kadang belum tentu ada. Sepertinya kultur masyarakat Manado, bumbu dapur dengan daun kunyit. Karena di Sorong banyak orang Manado.

OK, let see resepnya ya. Saya nyontek dari Sajian Sedap. Tentunya dengan sedikit modifikasi karena pakai ikannya lebih sedikit. Selamat mencoba. Pssttt… Aleisha suka banget lho. Nom nom nom 🙂 Continue reading

Janji Kepada Allah untuk Menyusui Dua Tahun

Sumber gambar di sini

“Iya nih, Mbak, aku udah nggak pumping lagi.”

“Lho bukannya masih tujuh bulan? Terus dikasih sufor?”

“Nggak kok masih ASI. Tapi malam aja. Kalau pagi sampai sore dikasih makan terus. Jadi sehari makannya bisa sampai lima kali.”

 

“Anak gw udah makan dari lima bulan. Habis kayaknya beratnya kurang.”

“Yakin aja, Mbak, ASInya cukup.”

“Ah DSA gw kok yang nyaranin. Terus sekarang gw juga malas pumping. Paling sore aja. Anak gw kan udah sebelas bulan. Banyakin aja makannya. Jadi kalau lapar, kasih biskuit.”

 

Saya terdiam. Sebenarnya ingin sekali mengatakan, MPASI itu Makanan Pendamping ASI, bukan Makanan Pengganti ASI. Apalagi bayinya belum satu tahun. ASI tetap menjadi asupan utama. Tapi… ya sudahlah. Setiap ibu punya pilihan masing-masing. Saya tidak ingin menghakimi. Hanya saja, percakapan tersebut menjadi penyemangat untuk saya memperjuangkan ASI hingga dua tahun. Continue reading