Cerita Toilet Training Aleisha

Belum pernah fotoin Aleisha toilet training. Tapi kira-kira mirip begitu 😀 (Sumber gambar: http://berandanisa.wordpress.com)

Sebulan ini nggak belanja diaper itu sesuatu banget. Sesuatu untuk kantong (baca: hemat) *hihihi. Lho kok nggak pakai clodi? Hayo pasti ada yang mbatin begitu kan. Nggak papa kok. Sebenarnya yaaa… saya itu punya clodi 12 biji. Dari belum melahirkan pun saya sudah bertekad untuk go green. Tapi kenapa akhirnya pakai disposable diaper? Karena kereta. Hyaa kereta di salahin :p Ya coba saja naik kereta di jam kerja. Rasakan sensasi encoknya *buahahahaa. Ya, mencuci clodi kan banyak pakemnya. Saya nggak enak kalau memberikan penjelasan dengan sangat detil ke eyangnya genduk. Khawatirnya dikira ngajarin orang tua. Alhasil clodi jadi tidak optimal fungsinya. Suka bocor karena proses mencucinya tidak sesuai prosedur. Saya pun diskusi dengan suami. Dan diambil keputusan memakai disposable diaper.

Ya kan bisa dicuci sendiri?

Hihihi… belum tahu eyangnya Aleisha sih yaaa. Beliau itu enggak bisa lihat pakaian kotor. Pinginnya nyuciin. Pernah saya menyembunyikan sekantong besar baju kotor saya dan suami. Maksudnya mau dibawa ke laundry. Ehhh lha kok pulang kerja itu baju-baju sudah bergelantungan di jemuran. Hiyaaa… Njuk piye jal. Makanya saya terpaksa pakai popok sekali pakai. Maafkan saya ya bumi. Jadi membuatmu menderita. Eh tapi, sekarang udah nggak lagi. Aleisha udah pintar pip dan pup di toilet.

Continue reading