[TIPS] Irit Belanja Bahan Makanan Kala BBM Naik

Sumber gambar: www.couponrebelle.ca

Sumber gambar: www.couponrebelle.ca

Apaahhh? BBM naik? Lagi? Kayaknya banyak ibu yang menjerit pilu, membayangkan harga barang-barang di pasar pasti naik. Dulu, bawa uang lima puluh ribu bisa buat satu setengan hari untuk makan bertiga. Sekarang? Lima puluh ribu buat makan setengah hari doang *hiks. Malah saya pernah enggak bayar parkir motor di pasar, gara-gara uang belanja passs banget.

“Makanya, penghasilan ditambah. Jangan cuma nyalahin pemerintah doang.”

Eh, siapa tuh yang komentar begitu? Pingin saya masukin dalam gua, terus pintunya saya tutup dan pakai gembok satu kuintal *bwaahahaha. Coba kalau mau ngomong begitu, pikirkan mereka yang buat makan sehari-hari aja kudu memeras keringat berember-ember. Tukang becak, tukang parkir, pedagang asongan, tukang sapu jalanan, buruh cuci setrika, dan masih banyak lagi.

Saya yang Alhamdulillah lebih beruntung, juga memikirkan untuk menambah penghasilan. Enggak cuma dipikir aja, tapi juga dikerjain. Namun pasti itu butuh proses kan. Enggak bim salabim ada duit sepuluh juta. Jadi, untuk sementara yang bisa dilakukan adalah menghemat uang belanja.

Gimana caranya? Cari tetangga yang malas masak! Ih, serius ini. Kebetulan saya punya tetangga dengan empat anak, tanpa ART. Menurut pengakuan dia sendiri, bukan penilaian saya ya, dia itu malas masak. Jadi lebih sering beli. Iseng saya coba menawarkan.

“Dari pada beli terus mending sini aku yang masakin. Lebih hemat. Sehat lagi.”

Ternyata tetangga mau. Alhamdulillah. Terus enggak repot masak buat dua rumah? Mana sebelah anaknya empat pula. Gampang aja. Tinggal disamain menunya. Kebetulan Aleisha dan anak-anak tetangga tidak pilih-pilih makanan.

Hari ini, perdana masakin buat tetangga. Dan… jreng… jreng… uang belanja saya untuk masak hemat up to 60%. Yippie… Kok bisa? Iya jadi tinggal tanya aja, tetangga mau dimasakin apa dan budget berapa. Tinggal disesuaikan deh beli bahan-bahannya berapa banyak untuk tetangga dan kita. Karena tujuan saya menghemat uang belanja, saya tidak mengambil untung banyak. Apalagi buat tetangga, enggak perlu terlalu hitung-hitungan. Kalau menurut saya, bisa dibilang numpang masak.

Gimana? Gimana? Seru kan tipsnya. Gih buruan cari tetangga yang malas masak 😀

One thought on “[TIPS] Irit Belanja Bahan Makanan Kala BBM Naik

  1. Wa hahahah lucu pas marahin yg bilang “Makanya, penghasilan ditambah. Jangan cuma nyalahin pemerintah doang”..ia mbak, saya juga ngerasain susahnya hidup saat ini. Bukan cuma BBM yg naik, gas juga naik, listrik naik..jadi sembako naik, ongkos angkot naik..tu lah mbak kalo diatur dengan ekonomi kapitalisme yg mementingkan apa kata orang2 berduit..subsidi dicabut kan ngikut kata IMF mbak…tipsnya boleh juga tuh..sayangnya saya tinggal di pinggir pasar yg agak besar..sebelh rumah salon dan warung internet.sbelah lg rumah makan…trus yg lain udah lumayan jauh jaraknya…jadi kalo saya cara menghemat, menu sehari ikan, sehari sayur mbak..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


− four = 5