[Tips] Membuat Bawang Goreng yang Renyah

Siapa yang suka bawang goreng? Wah kalau saya suka sekali sebagai pelengkap makanan seperti soto, bakmi/bihun goreng/rebus, bakso, aneka jenis sop, dan makanan lainnya. Kehadiran bawang goreng sebagai pelengkap makanan memang tidak bisa disepelekan. Yup, bawang goreng adalah penambah cita rasa lezat.

Sebenarnya di pasaran sudah banyak ya dijual bawang goreng. Jadi tidak perlu repot untuk membuatnya sendiri karena (jujur) sangat memakan waktu. Tapi… ya gimana… suami saya suka protes bila saya membeli bawang merah jadi. Selain harganya mahal, bungkus kecil saja lima ribu perak, suami saya sangat menyukai makanan rumahan. Termasuk bawang goreng kalau bisa goreng sendiri. OK, baiklah.

Cuma saya sering penasaran, kok bawang goreng beli itu tetap renyah meski disimpan lama. Kalau goreng sendiri, renyah sih pas masih panas. Tapi begitu dingin langsung melempem. Apalagi sudah disimpan di toples. Saya lebih suka bawang goreng yang renyah dan ‘krius’. Kata suami sih, pakai alat untuk memeras minyaknya. Ah, masa sih? Karena penasaran, saya pun mencoba googling untuk mencari tahu cara menggoreng bawang supaya renyah. Dan saya mendapatkannya di salah satu artikel Republika Online. Ini dia caranya agar bawang goreng renyah.

 

Tips Agar Bawang Goreng Renyah

  1. Pilihlah bawang merah yang mengandung kadar air rendah, yaitu bawang merah yang berasal dari Sumenep atau Brebes. Kebetulan langganan saya menjual bawang merah dari Brebes.
  2. Iris bawang merah setipis mungkin dengan pisau tajam. Lebih enak sih pakai slicer ya. Atau di pasar banyak kok yang menjual bawang merah sudah diiris. Saya kadang beli yang sudah diiris, kadang mengiris sendiri.
  3. Rendam bawang merah yang sudah diiris dalam larutan air garam selama 25 – 30 menit. Untuk satu sendok makan garam, gunakan satu liter air. Jadi banyaknya larutan garam dikira-kira saja sesuai dengan jumlah irisan bawang merah.
  4. Tiriskan bawang merah, lalu letakkan di wadah datar yang lebar. Harus merata ya ke seluruh wadah. Jangan menumpuk.
  5. Taburi bawang merah dengan tepung terigu. Jumlahnya kira-kira saja, asalkan merata.
  6. Jemur bawang merah di panas matahari selama 1 – 2 jam. Bisa juga dengan memasukkan dalam oven. Tujuannya sih untuk menghilangkan kadar airnya. Nah, menurut saya, tidak adanya kadar air inilah yang membuat bawang goreng renyah.
  7. Goreng bawang merah dalam minyak yang banyak hingga terendam. Pakai api kecil ya. Dan terus diaduk karena bawang merah cepat matang. Kalau gosong kan jadi pahit. Bila bawang merah sudah mulai berubah kuning, segera angkat. Panas yang tersisa akan membuat bawang goreng menjadi berwarna cokelat keemasan. Jangan menunggu sampai berwarna cokelat semua baru diangkat, nanti panas tersisa membuat bawang goreng goreng gosong.
  8. Tiriskan di atas tisu hingga minyaknya terserap. Tunggu hingga dingin, lalu simpan dalam toples yang tertutup rapat. Bawang goreng pun akan tetap renyah.

 

Wah ternyata membuat bawang merah goreng yang renyah dan ‘krius’ gampang ya. Yuk, cobain….

 

5 thoughts on “[Tips] Membuat Bawang Goreng yang Renyah

  1. allo mba astri, salam kenal ya 🙂 Nama saya ada astri-nya juga, dedek astrilia hihi makasih tips bawang gorengna ya, saya pencinta bawang goreng, bisa abis setoples nggado bawang goreng doang hehe

Leave a Reply to Fadhly Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


five + 5 =