Tumbuhlah Menjadi Anak yang Berani, Kuat, dan Energik, Nduk

Aleisha….

Nduk1), tahukah kamu kenapa Yanda dan Bunda memberimu nama Aleisha? Dalam bahasa Yunani Kuno, Aleisha berarti noble atau mulia. Namun secara karakteristik, Aleisha artinya berani dan kuat pendirian. Nduk, Yanda dan Bunda ingin kamu menjadi anak yang berani, energik, dan kuat karena kamu anak pertama. Kamu yang nantinya akan membantu Bunda mengasuh dan menjadi panutan adik-adikmu.

Nduk, Bunda bukan hanya sekedar berdoa atau berharap kamu menjadi anak yang berani, energik, dan kuat. Bunda pun harus mengubah diri Bunda. Menurut pandangan psikologis, 70% perilaku anak adalah “mirroring” atau cermin perilaku orang tuanya. Bunda juga pernah membaca kisah tentang seorang orang tua yang meminta pendapat tentang anak-anaknya kepada Nabi.

“Wahai Nabi utusan Tuhan Yang Agung, kami datang ke sini untuk mohon nasihat dan petunjukmu. Bagaimana caranya mengasuh kelima anak saya yang luar biasa sulit diatur dan nakal-nakal ini. Tolonglah kami wahai Nabi yang bijaksana.”

 

Nabi pun menjawab dengan singkat.

 

“Wahai orang tua yang baik, mulai saat ini ubahlah satu demi satu perilakumu menjadi lebih baik dan sekarang pulanglah, Insya Allah anak-anakmu akan berubah menjadi lebih baik.”

 

Luar biasa!

 

Bunda pun tercengang ketika membaca pesan Westminster Abbey – arsitek Kerajaan Inggris – yang diabadikan di batu nisannya.

 

Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal, aku bermimpi ingin mengubah dunia.

Lalu seiring bertambahnya usia dan kearifanku, kusadari dunia tak kunjung berubah, maka cita-cita itu pun agak kupersempit, lalu kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku. Namun tampaknya hasrat itu pun tiada hasilnya.

Ketika usiaku makin senja, dengan semangatku yang masih tersisa, kuputuskan untuk mengubah keluargaku, orang-orang yang paling dekat denganku. Tapi, celakanya mereka pun tidak mau diubah!

Dan kini, sementara aku berbaring di saat ajang menjelang, tiba-tiba kusadari: “Andai saja yang pertama-tama kuubah adalah diriku sendiri, maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan, mungkin aku bisa mengubah keluargaku. Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka, bisa jadi aku pun mampu mengubah negeriku, kemudian siapa tahu aku bahkan bisa mengubah dunia.”

 

Maka dari itu, Nduk, Bunda memutuskan untuk menjadi berani, energik, dan kuat sejak awal kehamilan. Bunda ingin mendidikmu sejak dalam rahim.

 

BERANI Hamil Sehat dan Menyenangkan

Nduk, Bunda sering sekali mendengar atau membaca di status facebook keluhan tentang kehamilan teman-teman Bunda. Padahal menurut Bunda, kehamilan itu untuk disyukuri. Bukan dikeluhkan. Bunda pun bertekad semenjak merencakan kehamilan sehat dan menyenangkan. Bunda sadar memang akan banyak keluhan pada bunda-bunda yang hamil. Tapi Bunda harus memanage diri Bunda agar berani hamil tanpa keluhan.

Begitu Bunda dinyatakan positif hamil, Bunda memborong buku-buku kehamilan. Mengobok-ngobok internet untuk menyerap banyak informasi. Bunda harus banyak belajar dan membaca. Lalu Bunda menemukan istilah hypnobirthing, relaksasi, dan afirmasi. Ilmu yang dapat membantu bunda-bunda agar memiliki kehamilan sehat dan menyenangkan. Bunda pun berlatih relaksasi agar tubuh Bunda selalu rileks. Bunda juga makan makanan yang bernutrisi. Alhamdulillah… sembilan bulan Bunda lalui nyaris tanpa keluhan.

UK 9 Bulan Masih Berani Berenang

 

ENERGIK Menjalani Hari

Dalam kondisi hamil, setiap hari Bunda harus naik turun bus menuju kantor. Bahkan Bunda sering lupa kalau sedang hamil. Refleks berlari-lari mengejar bus agar cepat sampai rumah. Alhamdulillah… kamu baik-baik saja di dalam perut Bunda. Itu karena Bunda selalu berpikir positif. Anak Bunda sehat dan kuat.

Bunda juga tetap energik jalan-jalan. Selama dalam rahim, kamu sudah jalan-jalan ke Jogja, Klaten, Solo, Bandung, dan Lampung. Bahkan Bunda pernah loncat dari kereta Prameks yang mogok di tengah sawah. Lalu memanjat kereta lain untuk evakuasi. Bisa dibayangkan, Nduk, tingginya kereta tanpa peron.

 

UK 6 Bulan Kondangan dari Bekasi Timur ke Kranggan Naik Motor

UK 7 Bulan di Trans Lampung

UK 8 Bulan Jalan-Jalan ke Bandung

 

Saat kehamilan Bunda berusia tujuh bulan, Bunda tidak sanggup lagi berdesak-desakkan di bus. Bunda pun memilih pulang naik kereta. Berarti Bunda harus naik bajai ke Stasiun Manggarai. Disambung naik motor dijemput Yanda di stasiun Bekasi. Wuih, energiknya Bunda ini, Nduk.

 

KUAT Melahirkan Normal dan Menyusui

Nduk, jaman sekarang orang mudah sekali operasi caesar karena tidak ingin merasakan sakit. Tapi Bunda justru ingin melahirkan normal. Bunda yakin, Allah menciptakan tubuh wanita dengan sempurna. Tubuh yang memiliki kemampuan untuk melahirkan. Maka Bunda menanamkan dalam pikiran Bunda agar kamu dan Bunda sehat. Sehingga Bunda bisa melahirkanmu secara normal tanpa rasa sakit.

Ketika kamu akan lahir, Bunda merasakan mulas. Bunda menyebut rasa mulas dengan gelombang cinta. Sinyal cinta darimu sebagai pertanda kamu ingin bertemu Bunda dan Yanda. Bunda menyambut setiap gelombang cinta dengan senyuman. Bahkan Bunda masih kuat naik motor menuju rumah Tante Yuli – bidan yang kamu pilih untuk membantumu lahir. Padahal saat itu Bunda sudah pembukaan tiga. Bunda kuat melewati pembukaan demi pembukaan dengan senyum dan candaan. Bunda tidak berteriak sama sekali hingga kamu meluncur dengan indahnya.

Sesudah kamu lahir, ASI Bunda tidak langsung keluar. Tapi Bunda kuat pendirian. Tidak boleh satu tetes pun susu formula atau minuman lain masuk ke tubuhmu. Bunda ingin kamu ASI eksklusif, Nduk. Agar kamu menjadi anak yang bertubuh kuat dan sehat. Namun sampai hari kedua, ASI Bundah masih belum keluar. Bunda putuskan mencari ibu susuan untukmu karena eyangmu selalu mengeluh kasihan. Padahal kamu bisa bertahan tiga hari tanpa minum ASI. Lama-kelamaan Bunda jengah dengan keluhan eyangmu. Setelah mencari di milis ASI, Bunda menemukan seorang bunda yang bersedia mendonorkan ASInya. Bunda segera meluncur ke rumah Bunda Asri – bunda yang akan menjadi ibu susuanmu. Malam-malam naik motor, Bunda menuju arah Babelan. Rumah kita di Bekasi Timur. Bunda kuat menahan rasa nyeri bekas jahitan demi kamu bisa mendapatkan ASI. Alhamdulillah… hari ketiga ASI Bunda keluar walau sedikit. Dan di hari keempat, kamu langsung pintar menyusu.

 

Nduk, semua itu perjuangan Bunda menjadi seorang yang berani, energik, dan kuat. Nah, supaya kamu selalu ingat perjuangan dan harapan Bunda, Bunda menuliskannya dalam blog. Sayangnya, Bunda sering bete menulis dengan laptop Bunda yang lemot. Laptop Bunda diinstal macam-macam oleh Yanda. Alhasil laptop Bunda sering error dan super lemot. Bunda pingin banget punya laptop atau notebook yang khusus buat Bunda. Yanda enggak boleh pinjam *heeee… Bunda pelit. Bunda lagi naksir berat sama Sony Vaio E Series 14P warna hitam dengan garis merah. Wuah cermin kepribadian kita banget, Nduk. Because its me. Kombinasi tegas antara garis merah dan warna hitam melambangkan energi dan keberanian. Terus notebook ini dilengkapi dengan generasi ketiga Intel Core i7 CPU dengan AMD Radeon HD 7670M GPU diskrit (VRAM 1GB). Yakin banget deh, Bunda bakalan betah berjam-jam di depan notebook yang pasti loadingnya lancar dan enggak bikin stres. Terus Bunda juga bisa menulis ketika dalam perjalanan ke kantor. Notebook Sony Vaio E Series 14P punya daya tahan baterei hingga 5,5 jam. Wow! Kalau baterei handphone Bunda habis, tinggal colok saja ke Sony Vaio E Series 14P. Langsung deh terisi. Walaupun notebooknya off. Fitur xLOUD dan clear phasenya bakalan bikin aktivitas menulis semakin asyik karena ditemani suara merdunya Michael Learn To Rock. Hihihi ketahuan ya selera Bunda jadul. Eh masih ada fitur gesture hand lho. Fitur ini memudahkan Bunda mengoperasikan notebook dengan gerakan tangan. Bunda berharap notebook ini bisa jadi milik Bunda. Jadi Bunda semakin semangat menuliskan semua kisah keberanian, kekuatan, dan energiknya dirimu, Nduk.

Sony Vaio E Series 14 P Kombinasi Garis Merah dan Warna Hitam

 

1) Nduk : panggilan orang Jawa kepada anak perempuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


seven × 6 =