USG Detail Scan My Baby

 

“Dok, mau USG 4D dong,” kata saya sebulan lalu saat kontrol di usia kehamilan 23 weeks.

Sebenarnya saya tahu USG 4D paling bagus dilakukan bila sudah berusia 32 weeks. Tapi saya ingin ngomong saja dulu ke dokternya.

“Ngapain kamu mau USG 4D?” tanya dr. Oni dengan gaya khasnya.

“Pingin punya dokumentasi aja, Dok,” jawab saya. Sebenarnya buat narsis-narsisan emaknya *hihihi. Rasanya senang bisa melihat wajah janin walau masih dalam perut. Padahal kalau saya perhatikan, muka-muka bayi hasil USG 4D kok tidak ada bedanya. Mirip-mirip begitu deh.

“Enggak usah. USG 4D cuma buat lihat fisik bayi. Mending kamu USG detail scan. Mumpung pas golden age janin nih,” saran dr. Oni.

Eh, USG apa tadi? Detail scan?

“Apaan itu, Dok?”

“Buat lihat kondisi bayi secara keseluruhan. Jadi nanti kamu bisa lihat kondisi organ-organ dalamnya.”

“Oh.” Saya manggut-manggut.

Setelah selesai periksa, saya tanya ke resepsionis biayanya.

“Sekitar tujuh ratus ribu, Bu.”

Glek! Mahal yak. Enggak apa-apalah kan dirembes ini *hihihi. Saya pun membuat janji dengan dr. Yuyun. Selasa sore jam tiga saya harus sudah stand by di RSIA Tambak.

Saya agak sedikit penasaran tentang USG detail scan. Lalu browsing pengalaman bumil yang pernah menjalaninya. Hah ternyata USG detail untuk mendeteksi janin-janin yang diduga ada kelainan. Nanti ketika akan USG detail scan pasti ditanya suster sama dokter.

“Kenapa mau USG detail scan?”

Dan benar. Saya ditanya seperti itu ketika waktunya USG detail scan. Nah lho mesti jawab apa nih?

“Saya juga kurang tau, Dok. Saya mau minta USG 4D tapi sama dokter Oni disuruh detail scan aja.”

Dr. Yuyun tersenyum. “Jadi detail scan untuk mendeteksi kelainan janin. Berhubung dirujuk dokter Oni ya udah yuk kita screening.”

Saya kira USG detail scan tuh diapaain. Tahunya mirip USG biasa. Hanya saja pemeriksaan memakan waktu hampir satu jam. Dilihat otak, jantung, mata, ginjal, paru-paru, tulang tangan, kaki, dan punggung. Pokoknya detail semua deh. Namanya juga detail scan *hehehe. Alhamdulillah hasilnya semua normal.

Saran saya buat ibu-ibu hamil. Bila memang tidak terdeteksi ada kelainan, lebih baik tidak usah USG detail scan. Mahal bo. Kecuali kalau punya budget lebih atau bisa diganti kantor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


nine × = 54